Atlet Ditangkap Main Judi Bola Online

Atlet Ditangkap Main Judi Bola Online

Seorang atlet ditangkap main judi bola online di salah satu jalan di daerah surabaya. Personil Satuan Reserse Kriminal Polres surabaya membongkar kasus perjudian bola online jenis sbobet. Itu Dilakukan di sejumlah warung internet di wilayah hukum Polres setempat. Hasilnya salah seorang atlet menjadi tersangka beserta barang bukti diamankan.

Atlet Ditangkap Saat Asyik Bermain Judi Bola Online

Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap judi bola secara online tersangka bernama Hilkiya (19), warga Jl Dramahusada Indah Barat III Surabaya. Tersangka yang merupakan atlet bulu tangkis KONI Jawa Timur. Tidak bergerak ketika polisi menangkapnya di asramanya di Jl Kertajaya Indah Surabaya.

Personil Satuan Reserse Kriminal Polres surabaya membongkar kasus perjudian online jenis sbobet di sejumlah warung internet di wilayah hukum Polres setempat. Hasilnya lima tersangka beserta barang bukti diamankan.

Pemuda yang berlatih di Kertajaya GOR ditangkap setelah bola tertangkap judi online pada Senin (31/1) lalu. Lily Komisaris Djafar, Kepala Humas Polrestabes Surabaya menjelaskan bahwa tersangka yang pernah bermain bulu tangkis untuk bermain di login terlebih dahulu Macau China di situs sepakbola online perjudian dengan akun pengguna.

“Tersangka sebagai pemain sepak bola dalam perjudian online, dan tersangka mengaku meraup keuntungan Rp 100-500.000 per instalasi judi bola secara online dengan fasilitas ponsel yang dimilikinya,” kata Lily Djafar, Kamis (2/2).

Sementara itu tersangka sebagai pemain dan deposito hasil dari perjudian online untuk Galaxy 88 alias Mulyono (DPO) sebagai pengecer judi online. Tersangka Hilkiya aksi sepak bola judi sejak 2016. Sekarang tersangka memiliki omset hingga jutaan rupiah setiap bulan dari sepakbola perjudian secara online.

Sementara petugas menyita barang bukti termasuk ATM BCA, empat lembar mencetak situs judi bola secara online milik tersangka serta buah ponsel Iphone 5 hitam.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 303 ayat (1) KUHP dan UU No. 7/1974 tentang Perjudian Control. “Atas perbuatannya tersangka dijerat hukuman penjara selama 10 tahun. Saat ini, para tersangka berikut barang bukti film box office tentang poker telah diamankan di Polres Surabaya guna proses hukum lebih lanjut lagi.